{"id":56935,"date":"2018-09-14T11:23:07","date_gmt":"2018-09-14T11:23:07","guid":{"rendered":"https:\/\/350.org\/id\/?p=56935"},"modified":"2018-09-14T11:23:07","modified_gmt":"2018-09-14T11:23:07","slug":"bangkit-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/350.org\/id\/bangkit-indonesia\/","title":{"rendered":"Bangkit, Indonesia"},"content":{"rendered":"<p class=\"p1\">Ribuan orang dari 95 negara ambil bagian dalam aksi global serentak <a href=\"https:\/\/riseforclimate.org\/this-is-people-power-rising\/\"><strong>#riseforclimate<\/strong><\/a> pada tanggal 8 September 2018. Tak kurang dari <a href=\"https:\/\/riseforclimate.org\/global-wrap\/\"><strong>250.000 yang berasal dari 7 benua<\/strong><\/a>\u2014ya, termasuk Antartika\u2014menyerukan satu pesan yaitu wujudkan dunia bebas energi fosil melalui transisi yang adil dan segera menuju 100% energi terbarukan.<\/p>\n<p class=\"p1\">Sejumlah organisasi dan kelompok masyarakat di Indonesia pun tak ketinggalan terlibat dalam aksi global tersebut. Lebih dari <a href=\"https:\/\/350.org\/id\/rise-for-climate-indonesia\/\"><strong>28 aksi di 19 kota yang melibatkan 76 organisasi<\/strong><\/a> disatukan oleh semangat kolaborasi untuk menunjukkan bahwa kita bisa menjadi bagian dari perubahan menyelamatkan bumi. \u201cKita harus<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0 <\/span>bisa bersatu tanpa peduli atar belakang untuk menyelamatkan bumi agar anak cucu kita bisa tinggal lebih lama\u201d ujar <strong>Karl Joshua<\/strong>, perwakilan dari Temu Kebangsaan.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0 <\/span>Hal itu didukung <strong>Mieke Verawati<\/strong> dari Koalisi Perempuan Indonesia, \u201cSemua manusia itu membutuhkan bumi, dan bumi ini cuma ada satu.\u201d<\/p>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-225\" src=\"https:\/\/rise-id.platform350.org\/wp-content\/uploads\/sites\/54\/2018\/09\/Jkt-@America.JPG-1024x685.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"685\" \/>\n<p class=\"p1\"><strong>Devin Maeztri<\/strong>, dari <a href=\"https:\/\/350.org\"><span class=\"s1\">350.org<\/span><\/a> Indonesia dalam aksi di Jakarta yang bertema diskusi lintas iman dalam perspektif energi terbarukan menyatakan, \u201cAksi ini adalah langkah awal. Kita akan bersama-sama membangun bumi yang lebih baik, dan iklim yang lebih baik.\u201d<\/p>\n<p class=\"p1\">Pada kesempatan yang sama di Jakarta, <strong>Yenny Wahid<\/strong> yang hadir sebagai pembicara menyambut baik aksi global serentak ini. \u201cGerakan yang teman-teman lakukan ini penting\u2014dan kalau perlu menekan lebih keras lagi menekan isu ini pada pemerintah.\u201d <strong>Andhyta F. Utami<\/strong>, peneliti dari Bank Dunia menyatakan hal serupa, \u201cAksi ini akan mengisi ruang publik akan pentingnya isu perubahan iklim dan energi terbarukan.\u201d Pemerintah akan lebih mendengar jika pesan dalam aksi #riseforclimate ini terus didorong oleh masyarakat.<\/p>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-224\" src=\"https:\/\/rise-id.platform350.org\/wp-content\/uploads\/sites\/54\/2018\/09\/Jkt-@America-1024x685.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"685\" \/>\n<p class=\"p1\">Indonesia merupakan salah satu negara penghasil emisi karbon terbesar di dunia, yang sebagian besar berasal dari penggunaan energi fosil yang berlebihan. Namun di saat yang sama, Indonesia juga memiliki potensi energi terbarukan yang melimpah. Pemerintah kita perlu memikirkan lebih serius tentang hal ini, dan tak bergantung terus pada sumber energi kotor yang mencemari bumi.<\/p>\n<p class=\"p1\"><strong>Romo Andang Binawan SJ<\/strong>, seorang praktisi lingkungan hidup yang juga seorang rohaniawan menambahkan. \u201cAksi ini akan membangun kesadaran di masyarakat, bahwa bumi harus dijaga dan dirawat dengan baik.\u201d Saat kesadaran sudah terbangun, maka akan lebih mudah bagi kita untuk mendorong penggunaan energi terbarukan lebih massif di masyarakat, tambah Romo Andang. Semangat itu juga disambut oleh kalangan ahli yang mendorong penggunaan energi terbarukan. <strong>Dinar Prasetyo<\/strong>, dari ENERBI (Energi Bersih Indonesia) \u201cKita akan terus berusaha agar secara teknis, aplikasi energi terbarukan ini lebih berkelanjutan.\u201d<\/p>\n<p class=\"p1\">Di Indonesia, sejumlah kota yang terlibat diantaranya adalah <strong>Bali, Balikpapan, Bandung, Bengkulu, Bogor, Cilegon, Jakarta, Jember, Kotamobagu, Kudus, Malang, Mataram, Mojokerto, Pontianak, Samarinda, Semarang, Surabaya, Tangerang.<\/strong> dan <strong>Yogyakarta<\/strong>. Berikut ini ringkasan dari berbagai kota yang terlibat dalam aksi <strong>#riseforclimate<\/strong><\/p>\n<p class=\"p1\"><b>Jakarta<\/b>. Bersama dengan Koalisi Perempuan Indonesia dan IESR, Balai Perempuan mengadakan diskusi yang bertema \u201cPerempuan dan Perubahan Iklim\u201d. Acara ini dihadiri oleh penggiat PKK (Pendidikan Kesejahteraan Keluarga) di Rukun Warga 01, Matraman, Jakarta.<\/p>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-234\" src=\"https:\/\/rise-id.platform350.org\/wp-content\/uploads\/sites\/54\/2018\/09\/KPI-Jkt.-1024x576.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"576\" \/>\n<p class=\"p1\">Selain itu, bertempat di Universitas Nasional Jakarta, juga berlangsung kuliah umum dan diskusi yang bertema Kondisi Perubahan Iklim Global. Juga diperkenalkan tentang gerakan Ecomasjid yang telah mendukung pemanfaatan sejumlah energi terbarukan di sejumlah masjid di Indonesia.<\/p>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-227\" src=\"https:\/\/rise-id.platform350.org\/wp-content\/uploads\/sites\/54\/2018\/09\/Jkt-PPI-UNAS-.jpeg-1024x768.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"768\" \/>\n<p class=\"p1\"><b>Jember<\/b>. Bersamaan dengan penerimaan mahasiswa baru di Universitas Negeri Jember, tak kurang dari 350 orang terlibat dalam acara diskusi dan kegiatan seni membuat poster bertema perubahan iklim.<\/p>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-213\" src=\"https:\/\/rise-id.platform350.org\/wp-content\/uploads\/sites\/54\/2018\/09\/FF-Jember-1024x768.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"768\" \/>\n<p class=\"p1\"><b>Bandung<\/b>. Sejumlah organisasi di Bandung, menyelenggarakan acara nonton bareng bersama puluhan siswa SMA (Sekolah Menengah Atas). Acara itu kemudian dilanjutkan dengan kegiatan mewarnai spanduk besar, yang berasal dari seni cukil kayu dari seniman kelompok Taring Padi.<\/p>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-209\" src=\"https:\/\/rise-id.platform350.org\/wp-content\/uploads\/sites\/54\/2018\/09\/FF-Bandungg-1024x682.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"682\" \/>\n<p class=\"p1\"><b>Cilegon. <\/b>Di kota yang banyak terdapat industri skala menengah dan besar ini. acara diskusi santai bertema energi terbarukan dilakukan oleh penggiat lingkungan di sana. Aksi juga dilanjutkan dengan foto bersama untuk menunjukkan solidaritas pada aksi global serentak #riseforclimate<\/p>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-210\" src=\"https:\/\/rise-id.platform350.org\/wp-content\/uploads\/sites\/54\/2018\/09\/FF-Cilegon-1024x768.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"768\" \/>\n<p class=\"p1\"><b>Bengkulu.<\/b> Belasan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama Yayasan Kanopi di kota Bengkulu terlibat dalam rangkaian aksi sejak pagi hari. Dimulai dengan acara nonton bersama di masing-masing kampus, aksi ini dilanjutkan dengan diskusi umum menghadirkan tema perjuangan melawan industri energi kotor yang ada dikenal dengan Bumi Rafflesia ini. Mereka menyerukan penolakan pada pembangunan PLTU batubara yang mengancam lingkungan di Teluk Sepang.<\/p>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-203\" src=\"https:\/\/rise-id.platform350.org\/wp-content\/uploads\/sites\/54\/2018\/09\/Bengkulu-Kanopi1-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"768\" \/>\n<p class=\"p1\"><b>Samarinda<\/b>. Selama 3 hari sebelumnya, Publish What You Pay Indonesia yang berkolaborasi bersama Jaringan Tambang Kalimantan Timur dan Kelompok Kerja 30 (Pokja 30) mengadakan kemah bersama di dekat Desa Mulawarman, bekas lokasi tambang yang menimbulkan dampak lingkungan di sana. Kemah ini mengundang perwakilan anak muda dari seluruh Indonesia untuk mengenal lebih dekat poda dampak merusak industri energi fosil dan berusaha mencari solusi lewat pengembangan energi terbarukan.<\/p>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-240\" src=\"https:\/\/rise-id.platform350.org\/wp-content\/uploads\/sites\/54\/2018\/09\/PWYP1-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"683\" \/>\n<p class=\"p1\"><b>Kotamobagu<\/b>. Di kota ini, pemerintah daerah juga dilibatkan dalam diskusi yang bertema tentang bagaimana komitmen tentang perubahan iklim bisa benar-benar dijalankan. Selain itu juga dibahas tentang bagaimana pemanfaatan energi bersih akan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-229\" src=\"https:\/\/rise-id.platform350.org\/wp-content\/uploads\/sites\/54\/2018\/09\/Kotamobagu.-1024x684.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"684\" \/>\n<p class=\"p1\"><b>Bali<\/b>. Bertempat di Taman Kota Tabanan, Koalisi Perempuan Indonesia menggandeng penggiat Balai Perempuan di sana untuk melakukan aksi nonton bersama dan diskusi.<\/p>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-231\" src=\"https:\/\/rise-id.platform350.org\/wp-content\/uploads\/sites\/54\/2018\/09\/KPI-Bali-1024x682.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"682\" \/>\n<p class=\"p1\"><b>Pontianak, Malang dan Yogyakarta<\/b>, bersama dengan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Aisyiyah diadakan rangkaian diskusi, kuliah umum dan foto bersama dengan menggunakan banner #riseforclimate. Aksi di 3 kota ini juga mendukung semangat dari perwakilan agama sebagai elemen penting dalam gerakan perubahan iklim. Di Pontianak, bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Pontianak, di Malang menggandeng Universitas Muhammadiyah Malang. Sementara di Yogya, berkolaborasi dengan Gerakan Shodaqoh Sampah Bantul.<\/p>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-197\" src=\"https:\/\/rise-id.platform350.org\/wp-content\/uploads\/sites\/54\/2018\/09\/Aisyiah-Jogjaa-1024x633.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"633\" \/>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-199\" src=\"https:\/\/rise-id.platform350.org\/wp-content\/uploads\/sites\/54\/2018\/09\/Aisyiah-Malang-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"768\" \/>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-201\" src=\"https:\/\/rise-id.platform350.org\/wp-content\/uploads\/sites\/54\/2018\/09\/Aisyiah-Pontianak-1024x768.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"768\" \/>\n<p class=\"p1\"><b>Yogya. <\/b>Ada rangkaian aksi seru yang terjadi di kota ini. Melibatkan banyak elemen mahasiswa dan organsisasi, aksi di kota ini diwarnai dengan kegiatan seni yang begitu kenal. Ada aksi pembuatan mural, yang menghiasi sejumlah titik di kota pelajar ini. Selain itu, Yogya yang dikenal sebagai kota sepeda, memanfaatkan keunikannya dengan acara \u201cBike for Climate\u201d yang dimulai dari Titik O KM dan berakhir di alun-alun Keraton Yogyakarta.<\/p>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-216\" src=\"https:\/\/rise-id.platform350.org\/wp-content\/uploads\/sites\/54\/2018\/09\/FF-Jogjaa-1024x711.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"711\" \/>\n<p class=\"p1\"><b>Surabaya<\/b>. Di kota ini dilakukan diskusi bersama mahasiswa bertema perubahan iklim. Setelah acara diskusi, aksi juga dilanjutkan dengan kegiatan keliling kota dengan menggunakan bus, yang ongkosnya dibayar dengan sampah plastik. Semangat daur ulang, menjadi tema yang menginspirasi dalam acara di kota ini.<\/p>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-221\" src=\"https:\/\/rise-id.platform350.org\/wp-content\/uploads\/sites\/54\/2018\/09\/FF-Surabaya.-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"683\" \/>\n<p class=\"p1\"><b>Malang<\/b>. Bertempat di Green Mommy Shop, acara diskusi bertema \u201cFossil Free Start From Home\u201d ini menghadirkan keunikan. Sebab di sana dapat dilihat sejumlah aplikasi dari energi terbarukan seperti panel surya dan perangkat mikro hidro sebagai penghasil energi bagi kehidupan sehari-hari. Di sana, pemanfaatan energi bersih ini sudah dijalankan selama 5 tahun, bebas dari energi fosil.<\/p>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-218\" src=\"https:\/\/rise-id.platform350.org\/wp-content\/uploads\/sites\/54\/2018\/09\/FF-Malang-1024x576.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"576\" \/>\n<p class=\"p1\"><b>Komunitas Earth Hour Indonesia<\/b>, yang juga menggandeng World Wild Life (WWF) Indonesia juga mengadakan serangkaian aksi berupa kegiatan penyebaran informasi, pembersihan sampah dan pengenalan aksi di sejumlah kota termasuk Samarinda, Pontianak, Tangerang, Malang, Bogor, Balikpapan, Mataram.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rangkaian aksi #riseforclimate di atas menunjukkan bahwa kolaborasi akan mampu menyuarakan pesan perubahan untuk Indonesia yang lebih baik, lebih kuat dan lebih keras. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari teruskan semangat ini dan jadilah bagian perubahan untuk mewujudkan transisi 100% energi terbarukan di lingkunganmu. <strong>Mau tahu caranya? Gabung dalam gerakan #bebasenergifosil<\/strong> di <\/span><a href=\"https:\/\/fossilfree.id\"><b>fossilfree.id<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> \u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kini saatnya Indonesia untuk bangkit dan bergerak untuk iklim. Mari buktikan komitmen sesungguhnya untuk mewujudkan transisi yang adil dan segera menuju 100% energi terbarukan. <\/p>\n","protected":false},"author":10012084,"featured_media":56936,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[37,16,23,4,6,12],"tags":[],"class_list":["post-56935","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","category-justice","category-east-asia","category-featured","category-fossil-fuels","category-renewables"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v26.9 (Yoast SEO v28.3) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Bangkit, Indonesia - 350 Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/350.org\/id\/bangkit-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bangkit, Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kini saatnya Indonesia untuk bangkit dan bergerak untuk iklim. Mari buktikan komitmen sesungguhnya untuk mewujudkan transisi yang adil dan segera menuju 100% energi terbarukan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/350.org\/id\/bangkit-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"350 Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-09-14T11:23:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/350.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2018\/09\/FF-Jogjaa.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1556\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Irfan Toni H\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Irfan Toni H\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/bangkit-indonesia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/bangkit-indonesia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Irfan Toni H\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3154baa0ff15ee4b12db561120f35fcb\"},\"headline\":\"Bangkit, Indonesia\",\"datePublished\":\"2018-09-14T11:23:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/bangkit-indonesia\\\/\"},\"wordCount\":1074,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/bangkit-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/17\\\/2018\\\/09\\\/FF-Jogjaa.jpeg\",\"articleSection\":[\"Blog\",\"Climate Justice\",\"East Asia\",\"Featured\",\"Fossil Fuels\",\"Renewable Energy\"],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/bangkit-indonesia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/bangkit-indonesia\\\/\",\"name\":\"Bangkit, Indonesia - 350 Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/bangkit-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/bangkit-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/17\\\/2018\\\/09\\\/FF-Jogjaa.jpeg\",\"datePublished\":\"2018-09-14T11:23:07+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3154baa0ff15ee4b12db561120f35fcb\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/bangkit-indonesia\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/bangkit-indonesia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/bangkit-indonesia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/17\\\/2018\\\/09\\\/FF-Jogjaa.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/17\\\/2018\\\/09\\\/FF-Jogjaa.jpeg\",\"width\":\"1556\",\"height\":\"1080\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/bangkit-indonesia\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bangkit, Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/\",\"name\":\"350 Indonesia\",\"description\":\"Wujudkan Indonesia Bebas Energi Fosil. Transisi Menuju 100% Energi Bersih Terbarukan\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/3154baa0ff15ee4b12db561120f35fcb\",\"name\":\"Irfan Toni H\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/12\\\/Profile2-e1607588533591-96x96.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/12\\\/Profile2-e1607588533591-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/12\\\/Profile2-e1607588533591-96x96.jpg\",\"caption\":\"Irfan Toni H\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/350.org\\\/id\\\/author\\\/toni\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bangkit, Indonesia - 350 Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/350.org\/id\/bangkit-indonesia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bangkit, Indonesia","og_description":"Kini saatnya Indonesia untuk bangkit dan bergerak untuk iklim. Mari buktikan komitmen sesungguhnya untuk mewujudkan transisi yang adil dan segera menuju 100% energi terbarukan.","og_url":"https:\/\/350.org\/id\/bangkit-indonesia\/","og_site_name":"350 Indonesia","article_published_time":"2018-09-14T11:23:07+00:00","og_image":[{"width":1556,"height":1080,"url":"https:\/\/350.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2018\/09\/FF-Jogjaa.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Irfan Toni H","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Irfan Toni H","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/350.org\/id\/bangkit-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/350.org\/id\/bangkit-indonesia\/"},"author":{"name":"Irfan Toni H","@id":"https:\/\/350.org\/id\/#\/schema\/person\/3154baa0ff15ee4b12db561120f35fcb"},"headline":"Bangkit, Indonesia","datePublished":"2018-09-14T11:23:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/350.org\/id\/bangkit-indonesia\/"},"wordCount":1074,"image":{"@id":"https:\/\/350.org\/id\/bangkit-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/350.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2018\/09\/FF-Jogjaa.jpeg","articleSection":["Blog","Climate Justice","East Asia","Featured","Fossil Fuels","Renewable Energy"],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/350.org\/id\/bangkit-indonesia\/","url":"https:\/\/350.org\/id\/bangkit-indonesia\/","name":"Bangkit, Indonesia - 350 Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/350.org\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/350.org\/id\/bangkit-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/350.org\/id\/bangkit-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/350.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2018\/09\/FF-Jogjaa.jpeg","datePublished":"2018-09-14T11:23:07+00:00","author":{"@id":"https:\/\/350.org\/id\/#\/schema\/person\/3154baa0ff15ee4b12db561120f35fcb"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/350.org\/id\/bangkit-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/350.org\/id\/bangkit-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/350.org\/id\/bangkit-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/350.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2018\/09\/FF-Jogjaa.jpeg","contentUrl":"https:\/\/350.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/17\/2018\/09\/FF-Jogjaa.jpeg","width":"1556","height":"1080"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/350.org\/id\/bangkit-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/350.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bangkit, Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/350.org\/id\/#website","url":"https:\/\/350.org\/id\/","name":"350 Indonesia","description":"Wujudkan Indonesia Bebas Energi Fosil. Transisi Menuju 100% Energi Bersih Terbarukan","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/350.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/350.org\/id\/#\/schema\/person\/3154baa0ff15ee4b12db561120f35fcb","name":"Irfan Toni H","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/350.org\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Profile2-e1607588533591-96x96.jpg","url":"https:\/\/350.org\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Profile2-e1607588533591-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/350.org\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Profile2-e1607588533591-96x96.jpg","caption":"Irfan Toni H"},"url":"https:\/\/350.org\/id\/author\/toni\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/350.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56935","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/350.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/350.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/350.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10012084"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/350.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56935"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/350.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56935\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/350.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56936"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/350.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56935"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/350.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56935"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/350.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56935"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}