99%
Hampir seluruh titik api kebakaran hutan dan lahan di Indonesia berasal dari pembukaan lahan yang disengaja — bukan kebakaran alami. Ini bukan takdir musim kemarau, ini pilihan bisnis yang biayanya dibebankan kepada rakyat.
Daftar Tagihan Bencana
Beberapa bencana yang terjadi di Indonesia dan bagimana perkembangannya.
Kebakaran Hutan dan Lahan
Kebakaran hutan dan lahan terjadi di tiga wilayah sekaligus. Asap mengancam kesehatan jutaan warga, termasuk anak-anak dan lansia.
Banjir Besar Bali 2025
Banjir besar merendam Bali akibat kerusakan tata ruang dan lingkungan. Warga menggugat lewat Citizen Suit untuk menuntut pertanggungjawaban dan perbaikan.
Banjir Besar Sumatera 2025
Bencana ekologis memicu tuntutan status bencana nasional dan pertanggungjawaban pidana ekosida terhadap korporasi perusak lingkungan.
Dampak yang Kamu Rasakan
Asap & ISPA
Anak jadi sering sesak napas saat musim asap tiba.
Sekolah & Penerbangan
Sekolah diliburkan, jadwal penerbangan batal karena jarak pandang turun.
Harga Pangan Naik
Cabai dan beras makin mahal karena panen gagal.
Banjir & Rob
Motor kerendam lagi, kerja gak bisa berangkat.
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia bukanlah sekadar krisis lokal, melainkan Bencana Iklim yang dampaknya dirasakan oleh seluruh planet. Bencana ini dipicu oleh aktivitas manusia yang membakar lahan serta pengeringan lahan gambut oleh korporasi demi kepentingan industri. Gambut yang mengering bertindak seperti bahan bakar fosil bawah tanah yang terbakar sangat dalam, menghasilkan polusi asap beracun yang mengancam kesehatan belasan juta jiwa hingga ke negara tetangga, sekaligus melepaskan miliaran ton cadangan karbon purba ke atmosfer secara masif.
Kondisi ini diperparah oleh krisis iklim global melalui fenomena kekeringan ekstrem dan gelombang panas yang memicu Climate Feedback Loop—sebuah lingkaran setan di mana perubahan iklim memperparah kebakaran gambut, dan kebakaran gambut tersebut mempercepat pemanasan global. Ketika benteng karbon alam terbesar dunia ini hancur demi keuntungan sekelompok korporasi, target penahanan suhu bumi dalam Perjanjian Paris menjadi mustahil dicapai. Oleh karena itu, penghentian pengeringan gambut dan penerapan prinsip Make Polluters Pay adalah langkah mendesak untuk menyelematkan masa depan iklim kita bersama.