Belajar Krisis Iklim dan Transisi Energi Berkelanjutan dari Ahlinya. Dunia butuh lebih dari sekadar harapan. Dunia butuh aksi nyata. Kelas Iklim adalah wadah untukmu, anak muda yang ingin bergerak. Di sini, kita nggak cuma bahas teori. Kita akan belajar langsung dari pakar tentang krisis iklim, transisi energi yang adil, dan cara kita bisa berkontribusi.
Industri energi fosil dan sektor ekstraktif sumber daya alam, yang merupakan kontributor utama emisi gas rumah kaca penyebab bencana iklim serta kerusakan lingkungan, telah menghasilkan keuntungan finansial yang luar biasa dan melahirkan kekayaan fantastis bagi segelintir individu atau korporasi.
"Polluter Pays Principle" atau Prinsip Pencemar Membayar yang juga didorong dalam KTT Iklim COP serta prinsip "Keadilan Iklim" menuntut adanya mekanisme tanggung jawab finansial kepada para pihak yang telah diuntungkan dari aktivitas yang merusak iklim ini. Kelas Iklim akan dimoderatori oleh Arami Kasih dari Climate Rangers Jogja dengan narasumber Media Wahyu Askar, Direktur Kebijakan Publik CELIOS dan Torry Kuswardono, Koordinator Aliansi Rakyat untuk Keadilan Iklim (ARUKI).
Ikuti Kelas Iklim Sekaligus Uluran Tangan untuk Saudara Kita yang Terdampak Banjir Sumatera Bersana Climate Rangers dan 350 Indonesia
Saudara-saudara kita di beberapa wilayah Sumatera kini sedang menghadapi bencana besar. Curah hujan ekstrem telah menyebabkan banjir bandang yang merendam rumah, menghanyutkan harta benda, dan memaksa ribuan keluarga mengungsi dalam kondisi yang memprihatinkan. Mereka kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, pakaian layak, dan tempat tinggal yang aman.
Saat ini, bantuan sekecil apa pun dari kita sangat berarti untuk meringankan beban mereka. Mari tunjukkan solidaritas dan kepedulian kita. Donasi Anda akan disalurkan oleh jaringan CLimate Rangers di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Kelas Iklim Sebelumnya
Kelas Iklim ini mengupas tuntas peran krusial masyarakat sipil dalam menyuarakan aspirasi melalui demonstrasi, dengan fokus pada alasan publik tidak perlu takut berpartisipasi di tengah meningkatnya intimidasi, tips praktis pengorganisasian aksi yang aman, serta tinjauan mendalam terhadap landasan hukum dan hak-hak semua pihak yang terlibat, yang akan disajikan oleh Himawan dari Jogja Memanggil yang berbagi pengalaman, Usman Hamid dari Amnesty International Indonesia yang menjelaskan hak dan kewajiban, dan Dr. Atnike Nova Sigiro, M.Sc. dari Komnas HAM yang memaparkan tanggung jawab konstitusional negara dalam menjamin kebebasan berpendapat..
Perubahan kebijakan dapat didorong oleh mobilisasi massa, yang sering kali dipercepat oleh isu yang menjadi viral di media sosial, memaksa pemerintah untuk merespons dengan cepat. Untuk memahami lebih dalam bagaimana masyarakat bisa memengaruhi kebijakan dan solusi iklim, ada sebuah kelas iklim yang menghadirkan tiga pembicara ahli. Diah Kusumaningrum dari UGM akan membahas teori aksi damai dan mobilisasi, Dania Joedodarmo akan berbagi pengalamannya dalam menggerakkan publik melalui seni, dan Abetnego Tarigan akan memberikan perspektif dari dalam pemerintahan mengenai cara mengelola serta merespons tekanan publik.