Bayangkan sebuah masa depan di mana masyarakat di seluruh Indonesia mampu memenuhi kebutuhan energinya sendiri melalui sumber energi bersih dan terbarukan. Inilah semangat REsolusi. Gerakan ini bukan sekadar pemasangan panel surya, pembangunan mikrohidro, atau turbin angin—ini adalah upaya bersama di mana komunitas muda dan masyarakat lokal akan menjadi pemimpin dalam gerakan transisi energi Indonesia untuk kemandirian energi negeri.



English Click Here

Inilah REsolusi kami:

Mengembalikan kendali energi ke tangan masyarakat. Berbeda dengan proyek-proyek berskala besar yang sering mengabaikan kebutuhan lokal, pendekatan berbasis komunitas kami memastikan bahwa masyarakat Indonesia adalah penerima manfaat utama dan pengambil keputusan dalam masa depan energi mereka.

Indonesia menghadapi urgensi tinggi untuk mempercepat transisi menuju energi terbarukan demi mengatasi krisis iklim, menjaga ketahanan energi, dan memenuhi komitmen internasional terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca. Selain itu, transisi energi terbarukan dapat menciptakan lapangan kerja hijau, mendorong inovasi teknologi, dan memperkuat ekonomi nasional melalui energi yang lebih murah dan berkelanjutan. Menunda langkah ini hanya akan memperparah dampak lingkungan dan sosial, sekaligus mengancam masa depan generasi mendatang.

Ini adalah rencana REsolusi project yang sedang dikerjakan oleh berbagai komunitas di Indonesia.

Energi terbarukan berbasis komunitas penting untuk transisi energi Indonesia karena dapat memperkuat warga lokal, menciptakan akses energi berkelanjutan, dan memastikan manfaat ekonomi serta sosial dirasakan langsung oleh masyarakat

Pemuda yang tergabung dalam Climate Rangers saat ini mendorong implementasi energi terbarukan berbasis komunitas, antara lain pariwisata berkelanjutan, pondok pesantren energi surya, transportasi perkotaan berkelanjutan hingga pulau-pulau mandiri energi.

Kamu boleh banget bergabung REsolusi project di bawah, atau bikin sendiri REsolusimu.

Transportasi Berkelanjutan

Jakarta dan Surabaya menghadapi masalah transportasi sebagai menyumbang emisi terbesar. Transportasi umum mendukung mobilitas harian dengan membutuhkan anggaran besar. TransJakarta, dengan 4.079 armada, melayani 1,3 juta penumpang per hari, membantu mengurangi emisi dari kendaraan pribadi.

Pesantren Energi Terbarukan

Indonesia, dengan populasi muslim terbesar, memiliki lebih dari 39 ribu pesantren (data Kemenag 2022). Sebagai tempat pembinaan generasi muda, pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi pionir dalam pengembangan energi terbarukan berbasis komunitas.

Pariwisata Bebas Emisi

Pariwisata adalah wajah terdepan Indonesia di mata dunia. Pemanfaatan energi terbarukan di desa wisata dapat memperkuat citra transisi energi sekaligus memberdayakan masyarakat lokal. Jogja dan Bali, dengan 224 dan 238 desa wisata, memiliki potensi besar sebagai pionir transisi energi.

Pulau Mandiri Energi

Pulau-pulau kecil Indonesia berpotensi menjadi mandiri energi dengan memanfaatkan energi terbarukan seperti surya dan angin. Langkah ini mendukung pengurangan emisi, tetapi meningkatkan kemandirian serta kesejahteraan masyarakat lokal.

GABUNG [RE]SOLUSI

REsolusi: Saatnya Pemuda Bersatu dalam Gerakan Energi Terbarukan Indonesia!

resolusi indonesia

Saat ini, beberapa komunitas telah menginisiasi kampanye serta merencanakan instalasi energi terbarukan di berbagai wilayah Indonesia. Yuk, bergabung dengan kerja-kerja solusi ini dan tunjukkan bahwa pemuda Indonesia peduli dan siap beraksi untuk kelestarian bumi.

Daftar:

Hi !

We have your info saved from last time, just click the button below to continue.

Not ? Keluar

Jutaan orang melakukan aksi-aksi-aksi yang sederhana dan cepat untuk keadilan iklim – jadilah salah satu darinya. Dapatkah kami mengirimimu email tentang kampanye, cerita, dan aksi-aksi penting?

Dengan melakukan tindakan ini, kamu menyetujui ketentuan layanan dan kebijakan privasi kami. Kamu dapat berhenti berlangganan kapan saja.

Orang-orang yang Baru Saja Mendaftar:
  • Muhamad A. Indonesia

  • Lesley M. United States

  • Firmawansyah . Indonesia

  • Jeri A. Indonesia

AdventuRE: Sebuah Dokumenter Tentang Energi Terbarukan yang Dikelola Komunitas di Indonesia

Sebuah dokumenter pendek yang merupakan rangkuman dari perjalanan Hana seorang mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Indonesia, sebagai generasi muda Indonesia yang penasaran akan potensi energi terbarukan di Indonesia. Melalui perjalanan ini Hana bertemu beberapa kelompok masyarakat yang telah memanfaatkan energi dari Air, Angin dan Surya untuk pemenuhan kebutuhan energi listrik mereka.

 

PLTMH Kedungrong, Yogyakarta

Masyarakat Kedungrong membayar iuran 12 ribu Rupiah, per 35 hari, untuk penggunaan listrik sepuas mereka.

Link
 

PLTB Tanarara, Sumba

PLTB di Sumba Timur ini awalnya adalah harapan, namun badai tropis seroja menghanguskan harapan itu melalui angin kencang dan petir yang menyambar.

Link
 

Lampu Tenaga Surya, Sumba

PLTS sangat modular dan bisa ditempatkan untuk berbagai keperluan yang membutuhkan listrik. Lampu penerangan jalan salah satunya.

 

PLTS Nusa Penida, Bali

PLTS 3,5 MW yang dibangun saat G20 tahun 2022 ini melistriki 1/3 kebutuhan listrik pulau ini, dan diharapkan kemudian akan bertambah dan Nusa Penida 100% energi terbarukan pada tahun 2030.

Link
 

UMKM Kedungrong, Yogyakarta

UMKM di Kedungrong mendapat manfaat dari energi terbarukan, UMKM Bengkel ini salah satunya, penerangan dan peralatan listriknya mengandalkan PLTMH

Link
 

PLTS Keliki, Bali

Dengan PLTS, Pura dan sawah di Keliki, Ubud, Bali mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhannya.

Peta Lokasi Energi Terbarukan Berbasis Komunitas di Indonesia

Update Gerekan REsolusi:
Multistakeholder Meeting

Pada tanggal 27 Mei, 350 Indonesia mempertemukan 30 pemangku kepentingan dari energi terbarukan berbasis masyarakat (ETBM) di Bali. Memanfaatkan momen pemadaman listrik total di Bali (Bali Blackout) — di mana seluruh pulau mengalami pemadaman listrik selama 12 jam yang memicu kritik publik tentang kerentanan sistem kelistrikan Bali yang berbasis energi fosil — berbagai pihak berkumpul untuk membahas masa depan Bali yang mandiri energi dengan partisipasi masyarakat seluas mungkin.

Para peserta meliputi perwakilan dari desa adat, praktisi dan pengusaha energi terbarukan (terutama panel surya dan mikrohidro), jaringan desa wisata, lembaga kajian (think tank), akademisi, inkubator startup, dan komunitas pemuda yang kami organisir, Climate Rangers. Kami menyusun diskusi menjadi empat bagian: urgensi, potensi, implementasi, dan kolaborasi.

Beberapa Hal yang Dipelajari:

  • Meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda dan beberapa di antaranya memiliki keahlian teknis yang minim, semua peserta menunjukkan minat yang tulus untuk bekerja sama dalam ETBM di Bali.
  • Energi terbarukan berbasis masyarakat (ETBM) harus diintegrasikan ke dalam sistem kelistrikan nasional agar dapat ditingkatkan skalanya. PLN (perusahaan listrik negara) yang memonopoli transmisi listrik menjadi hambatan bagi pelaku bisnis panel surya lokal karena keberpihakannya pada bahan bakar fosil. PLN mempersulit sektor publik atau swasta untuk menjual listrik.
  • Harga panel surya dan baterai yang tinggi adalah masalah nyata. Namun, hal ini bukan karena energi fosil lebih murah, melainkan karena disubsidi oleh pemerintah. Sejauh ini belum ada subsidi untuk energi terbarukan.
  • Pengembangan model bisnis ETBM sangat penting untuk mengakses pendanaan yang lebih besar. Berdasarkan studi kasus, banyak proyek energi terbarukan yang didukung hibah akhirnya terbengkalai dan tidak berkelanjutan. Masyarakat cenderung menganggapnya remeh, dan hibah biasanya tidak disertai dengan peningkatan kapasitas.
  • Kapasitas teknis adalah faktor penting dalam keberhasilan ETBM, karena masyarakat seringkali tidak mampu membiayai pemeliharaan saat terjadi kerusakan. Tingginya biaya suku cadang dan kurangnya pendanaan adalah hambatan utama. Dan pilihan default-nya selalu kembali ke listrik berbasis bahan bakar fosil.
  • Di Bali, mikrohidro terkendala oleh debit air yang tidak memadai karena sumber air di hulu dieksploitasi oleh banyak perusahaan air minum.
  • Potensi utamanya adalah panel surya.

Langkah-Langkah Tindak Lanjut:

  • Pembentukan jaringan informasi dan komunikasi antar pemangku kepentingan.
  • Peningkatan kapasitas dan edukasi bagi masyarakat.
  • Membangun koalisi untuk advokasi kebijakan guna menghilangkan hambatan utama bagi energi terbarukan berbasis masyarakat.
  • Memperkuat kolaborasi antara akademisi, pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

Kami berharap pertemuan ini akan menyediakan jaringan yang relevan bagi masyarakat lokal dalam mengorganisir ETBM. Memoderasi aktor dari berbagai latar belakang adalah salah satu peran yang kami ambil di tingkat sub-nasional. Dengan harapan bahwa anggota jaringan akan berkembang hingga ke tingkat nasional. Kami juga berharap jaringan ini akan menjadi benih advokasi yang solid untuk transisi energi yang adil di Indonesia.

Bersama dengan jaringan REsolusi yang kami mulai bersama komunitas Climate Rangers beberapa tahun lalu, kami berharap dapat membangun kekuatan untuk mewujudkan perubahan transformatif dengan masyarakat sebagai pelaku utama dalam transisi energi.

Nantikan kemajuan karya REsolusi selanjutnya dari kami.

Riset 350 Indonesia x CELIOS: Pengembangan Energi Terbarukan Berbasis Komunitas

Pendanaan energi terbarukan berbasis komunitas: solusi untuk pemerataan energi dan ekonomi.

Energi terbarukan berbasis komunitas bukan hanya soal listrik, tapi soal masa depan yang adil. Indonesia memiliki potensi energi surya, angin, dan hidro yang luar biasa. Namun, hingga kini, ribuan desa masih belum mendapatkan akses listrik yang layak.

Pendekatan berbasis komunitas mampu mendukung elektrifikasi yang merata, memberdayakan ekonomi lokal, dan menciptakan pekerjaan di seluruh wilayah Indonesia.

1. Dampak Positif bagi Ekonomi dan Sosial

Potensi menciptakan hingga 96 juta lapangan kerja, terutama di wilayah tertinggal, dan meningkatkan pendapatan pekerja hingga Rp3.645 triliun.

2. Pemanfaatan Potensi Energi Terbarukan yang Melimpah

Indonesia memiliki potensi energi surya, hidro, dan angin yang sangat besar dan tersebar, yang cocok untuk mendukung elektrifikasi di daerah terpencil.

3. Mendukung Transisi Energi Berkeadilan

Memberikan akses energi yang lebih terjangkau dan mendukung desentralisasi energi, sehingga masyarakat memiliki kontrol lebih besar atas sumber daya mereka.

4. Solusi untuk Keberlanjutan dan Lingkungan

Mengurangi emisi gas rumah kaca, mendorong penggunaan energi bersih, dan menjaga kelestarian lingkungan dengan memanfaatkan pendekatan berbasis komunitas yang lebih berkelanjutan.

Kebijakan transisi energi di Indonesia harus membuka ruang pada rakyat untuk turut berkontribusi dalam pembangkitan energi demi pemerataan dan keadilan ekonomi.

 

Unduh Laporan Lengkapnya di sini

Daftar Pertanyaan (FAQ)

REsolusi adalah inisiatif yang dipelopori oleh Climate Rangers dan 350 Indonesia untuk mendorong transisi energi di Indonesia melalui pengembangan energi terbarukan berbasis komunitas. Gerakan ini bertujuan untuk mengatasi krisis iklim, menciptakan lapangan kerja hijau, dan memperkuat ekonomi lokal dengan memanfaatkan potensi energi terbarukan yang besar di Indonesia.

Energi terbarukan berbasis komunitas memungkinkan masyarakat lokal untuk memiliki kontrol atas sumber energi mereka, meningkatkan akses terhadap energi bersih, dan memastikan manfaat ekonomi serta sosial dirasakan langsung oleh masyarakat. Pendekatan ini juga mendukung pemerataan pembangunan dan ketahanan energi di daerah.

Gerakan REsolusi berkontribusi pada pengurangan emisi gas rumah kaca, peningkatan akses energi bersih, penciptaan lapangan kerja hijau, dan pemberdayaan masyarakat lokal. Dengan mengembangkan energi terbarukan berbasis komunitas, gerakan ini membantu menciptakan sistem energi yang lebih adil, berkelanjutan, dan inklusif di Indonesia.

Facebook