Cara Mendukung Pelajar Penggagas Jeda untuk Iklim
Belakangan ini, setiap Jumat ruang-ruang kelas menjadi sunyi, sedangkan jalanan hidup dengan nyanyian dan teriakan dari generasi baru aktivis iklim....
Bergabunglah dengan #JedaUntukIklim, Aksi Mobilisasi Iklim Terbesar yang Pernah Ada
Momentum terus meningkat untuk Jeda Untuk Iklim yang dipimpin oleh kaum muda pada September atau dua bulan mendatang. Tanggal 20...
Krisis Iklim dalam G20: Si Pahlawan Kesiangan, Si Mental Korban, dan Kamu
Jepang (dan Indonesia) punya kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin dalam memecahkan persoalan iklim. Namun itu memerlukan tekanan publik yang kuat--dan kamu bisa menjadi bagian di dalamnya.
Take this as your formal invitation: Strike
Today, we are out on the streets again, in huge numbers, in 110 countries, at over 1350 events, demanding that...
Ramadan: Saatnya merenungkan dan menyelamatkan bumi kita
Bulan ini memberi kita kesempatan merenung dan mengevaluasi hubungan kita dengan alam dan sesama.
Momen Langka, Rebut Segera
Pada 15 Maret 2019, ada 1,6 juta siswa berunjuk rasa dan mengadakan aksi untuk iklim. Momen unik dalam perjuangan melawan perubahan iklim, yang tak muncul selama beberapa dasawarsa.
Bersatu Menjaga Laju
Setelah IPCC--lembaga PBB yang berwenang untuk perubahan iklim--menerbitkan laporan kritisnya tentang 1,5˚C pada Senin lalu, ribuan orang di seluruh dunia beraksi untuk menyelamatkan bumi--dan bersatu menahan kenaikan laju suhu.
Menekan Laju Suhu Bumi <1,5°C
Kita bisa mewujudkan dunia bebas energi fosil dengan menahan laju suhu di bawah 1,5°C. Begini sejumlah cara untuk mewujudkannya.
Jangan Lampaui 1,5°C!
Dampak perubahan iklim akan jauh lebih buruk pada kenaikan suhu 2°C dibanding 1,5°C. Mengapa itu bisa terjadi? Berikut penjelasannya.
Pencarian
Cari di 350.org: